Sabtu, 18 September 2021

Strategi Pembelajaran Jigsaw

MAKALAH 
Strategi Pembelajaran PAI
"Strategi Pembelajaran Jigsaw"

 
Nama : Bainal Huri
Nim : 1911210111

Dosen 
Dr. Mus Mulyadi, S.Ag, M.Pd

Fakultas Tabiyah Dan Tadris
Prodi Pendidikan Agama Islam
Institut Agama Islam Negeri Bengkulu
2020



KATA PENGANTAR
Alhamdulillah puji syukur selalu kita panjatkan atas kehadirat Allah SWT yang telah mencurahkan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semua. Sholawat dan salam selalu pula kita sampaikan kepada junjungan kita Nabi besar Muhammad SAW, keluarga dan sahabat-sahabatnya yang telah membawa kedamaian dalam beragama.
Makalah “STRATEGI PEMBELAJARAN PAI" ini saya buat sebagai salah satu pemenuhan tugas yang diajarkan oleh dosen pembimbing kami. Dengan harapan makalah ini dapat menambah pengetahuan dan memberikan manfaat bagi mahasiswa dan pembaca lainnya.
Saya selaku penulis menyadari bahwa dalam pembuatan makalah ini tentunya masih banyak terdapat kekurangan dan kesalahan baik dari materi maupun tata cara penulisan. Maka dari itu saya sangat membutuhkan kritik yang bersifat membangun serta saran dari pembaca demi penyempurnaan makalah ini.














DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ii
DAFTAR ISI iii
BAB I PENDAHULUAN
Latar belakang 4
Rumusan masalah 4
Tujuan 5
BAB II PEMBAHASAN 
A. Pengertian Strategi Pembelajaran Jigsaw 6
B. Karakteristik  Strategi Pembelajaran Jigsaw 7
C. Tujuan Strategi Pembelajaran Cooperative Jigsaw 8
D. Kekurangan dan Kelebihan Strategi Pembelajaran Jigsaw 8
E. Langkah-Langkah Strategi Pembelajaran Jigsaw 9
BAB III PENUTUP
Kesimpulan 10
Saran 10
DAFTAR PUSTAKA









BAB I
PEMBAHASAN
A. Latar Belakang
Dalam era global, teknologi telah menyentuh segala aspek pendidikan sehingga, informasi lebih mudah diperloleh, hendaknya siswa aktif berpartisipasi sedemikian sehingga melibatkan intelektual dan emosional siswa didalam proses belajar. Keaktifan disini berarti keaktifan mental walaupun untuk maksud ini sedapat mungkin dipersyaratkan keterlibatan langsung keaktifan fisik dan tidak nya berfokus pada satu sumber informasi yaitu guru yang hanya mengandalakan satu sumber komunikasi. Seringnya rasa malu siswa yang muncul untuk melakukan komunikasi dengan guru, membuat kondisi kelas yang tidak aktif sehingga berpulang pada rendahnya prestasi belajar siswa. Maka perlu adanya usaha untuk menimbulkan keaktifan dengan mengadakan komunikasi yaitu guru dengan siswa dan siswa dengan rekannya. Salah satu pembelajaran yang ditawarkan adalah kooperatif tipe jigsaw.
            Falsafah yang mendasari pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dalam pendidikan ialah “homo homoni socius” (pembelajaran gotong-royong) yang menekankan bahwa manusia adalah makhluk social. Pembelajaran kooperatif terutama tipe jigsaw dianggap sangat cocok di terapkan di Indonesia karena sesuai dengan budaya Indonesia yang menjunjung tinggi nilai gotong royong.
            Model pembelajaran jigsaw adalah suatu tehnik pembelajaran kooperatiff dimana siswa, bukan guru yang memiliki tanggung jawab lebih besar dalam pelaksanaan pembelajaran. Adapun tujuan dari model pembelajaran jigsaw ini mengembangkan kerja tim, ketrampilan belajar kooperatif, serta  menguasai pengetahuan secara mendalam yang tidak mungkin diperoleh bila  mereka mencoba untuk mempelajari semua materi secara sendirian.
            Menurut Anita Lie dalam bukunya “Cooperative Learning Teknik Jigsaw” bahwa metode pembelajaran koopertif teknik jigsaw tidak sama dengan sekadar belajar kelompok, tetapi ada unsure-unsur dasar yang membedakannya dengan pembagian kelompok yang dilakukan asal-asalan. Roger dan David Johnson mangatakan bahwa tidak semua kerja kelompok bisa dianggap cooperative learning teknik jigsaw. 
B. Rumusan Masalah
A. Apa Pengertian Strategi Pembelajaran Jigsaw?
B. Bagaimana Karakteristik  Strategi Pembelajaran Jigsaw?
C. Bagaimana Tujuan Strategi Pembelajaran Jigsaw?
D. Apa saja Kekurangan dan Kelebihan Strategi Pembelajaran Jigsaw?
E.  Bagaiman Langkah-Langkah Strategi Pembelajaran Jigsaw?
C. Tujuan
A. Untuk mengetahui apa Pengertian Strategi Pembelajaran Jigsaw
B. Untuk mengetahui bagaimana Karakteristik  Strategi Pembelajaran Jigsaw
C. Untuk mengetahui bagaimana Tujuan Strategi Pembelajaran Jigsaw
D. Untuk mengetahui apa saja Kekurangan dan Kelebihan Strategi Pembelajaran Jigsaw
E.  Untuk mengetahui bagaiman Langkah-Langkah Strategi Pembelajaran Jigsaw




















BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian strategi pembelajaran jigsaw
Istilah metode berasal dari bahasa Yunani "Metodos". Kata ini terdiri dari dua suku kata yaitu "Metha" yang berarti melalui atau melewati dan "hodos" jalan atau cara. Jadi metode adalah suatu jalan yang dilalui untuk mencapai suatu tujuan. Pengertian Kata jigsaw berasal dari bahasa Inggris yang berarti “gergaji atau memotong”. Dalam metode pembelajaran teknik jigsaw termasuk dalam jenis metode pembelajaran kooperatif. 
Metode jigsaw adalah teknik pembelajaran kooperatif di mana siswa, bukan guru, yang memiliki tanggung jawab lebih besar dalam melaksanakan pembelajaran. Jigsaw adalah teknik pembelajaran aktif yang biasa digunakan karena teknik ini mempertahankan tingkat tanggung jawab pribadi yang tinggi. Tujuan dari jigsaw ini adalah mengembangkan kerja tim, ketrampilan belajar kooperatif, dan menguasai pengetahuan secara mendalam yang tidak mungkin diperoleh apabila mereka mencoba untuk mempelajari semua materi sendirian. 
Teknik mengajar Jigsaw dikembangkan oleh Aronson et.al.sebagai model Cooperative Learning. Teknik ini dapat digunakan dalam pengajaran membaca, menulis,berbicara, ataupun mendengarkan. Dalam Teknik ini, guru memperhatikan skema atau latar belakang pengalaman siswa dan membantu siswa mengaktifkan schemata ini agar bahan pelajaran menjadi lebih bermakna. Selain itu, siswa bekerja sama dengan sesama siswa dalam suasana gotong royong dan mempunyai kesempatan untuk mengolah informasi dan meningkatkan ketrampilan berkomunikasi.
Pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw adalah suatu tipe pembelajaran kooperatif yang terdiri dari beberapa anggota dalam satu kelompok yang bertanggung jawab atas penguasaan bagian materi belajar dan mampu mengajarkan materi tersebut kepada anggota lain dalam kelompoknya. Model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw merupaka tipe model pembelajaran kooperatif dimana siswa belajar dalam kelompok kecil yang terdiri dari 4 – 6 orang secara heterogen dan bekerjasama saling ketergantungan yang positif dan bertanggung jawab atas ketuntasan bagian materi pelajaran yang harus dipelajari dan menyampaikan materi tersebut kapada kelompok yang lain. 
Jigsaw didesain untuk meningkatkan rasa tanggung jawab siswa terhadap pembelajarannya sendiri dan juga pembelajaran orang lain. Siswa tidak hanya mempelajari materi yang diberikan, tetapi mereka juga siap memberikan dan mengajarkan materi tersebut pada anggota kelompoknya yang lain. Dengan demikian, “siswa saling tergantung satu dengan yang lain dan harus bekerja sama secara kooperatif untuk mempelajari materi yang ditugaskan”. 
Menurut pemakalah Pembelajaran kooperatif tipe jigsaw adalah suatu strategi belajar mengajar yang menekan pada sikap atau perilaku bersama dalam belajar atau membantu diantara sesame dalam struktur kerja sama yang teratur dalam kelompok yang terdiri dari dua orang atau lebih.
Penerapan model pembelajaran cooperative learning tipe jigsaw ini pada kelas siswa dibagi berkelompok dengan lima atau enam anggota kelompok belajar heterogen.setiap anggota bertanggung jawab untuk mempelajari,menguasai bagian tertentu bahan yang diberikan kemudian menjelaskan pada anggota kelompoknya. Dengan demikian terdapat rasa saling membutuhkan dan harus berkerjasama secara cooperative untuk mempelajari materi yang ditugaskan.
B. karakteristik strategi pembelajaran jigsaw
Pembelajaran kooperatif jigsaw telah dikembangkan secara intensif melalui berbagai penelitian, tujuannya untuk meningkatkan kerjasama akademik antar siswa, membentuk hubungan positif, mengembangkan rasa percaya diri, serta meningkatkan kemampuan akademik melalui aktivitas kelompok. Dalam pembelajaran kooperatif jigsaw terdapat saling ketergantungan positif di antara siswa untuk mencapai tujuan pembelajaran. Setiap siswa mempunyai kesempatan yang sama untuk sukses.
Aktivitas belajar berpusat pada siswa dalam bentuk diskusi, mengerjakan tugas bersama, saling membantu dan saling mendukung dalam memecahkan masalah. Melalui interaksi belajar yang efektif siswa lebih termotivasi, percaya diri, mampu menggunakan strategi berpikir tingkat tinggi, serta mampu membangun hubungan interpersonal. Model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw memungkinkan semua siswa dapat menguasai materi pada tingkat penguasaan yang relatif sama atau sejajar. Ciri-ciri model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw yang dikemukakan adalah sebagai berikut.
a.  Belajar bersama dengan teman.
b.  Selama proses belajar terjadi tatap muka antar teman.
c.  Saling mendengarkan pendapat di antara anggota kelompok.
d.  Belajar dari teman yang berbeda kelompok.
e.  Belajar dalam kelompok kecil.
f.   Produktif berbicara atau saling mengemukakan pendapat.
g.  Keputusan tergantung pada siswa sendiri. 
h.  Siswa aktif.
c. Tujuan strategi pembelajaran jigsaw
Tujuan pembelajaran metode jigsaw adalah untuk melatih peserta didik agar terbiasa berdiskusi dan bertanggiungjawab secara individu untuk membantu memahamkan tentang sesuatu materi pokok kepada teman sekelasnya. Pembelajaran yang menggunakan metode ini menganut pada teori kognitif Jean Piaget dan teori konstruktivisme. Teori konstruktivisme didefinisikan sebagai pembelajaran yang bersifat generatif, yaitu tindakan mencipta sesuatu makna dari apa yang dipelajari. Konstruktivisme sebenarnya bukan merupakan gagasan yang baru, apa yang dilalui dalam kehidupan kita selama ini merupakan himpunan dan pembinaan pengalaman demi pengalaman. Pembinaan pengetahuan seperti ini menyebabkan seseorang mempunyai pengetahuan dan menjadi lebih dinamis. 
D. kelemahan dan kelebihan strategi pembelajaran jigsaw
Menurut Shoimin kelebihan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw juga dijelaskan dalam sebagai berikut:
1) memungkinkan murid dapat mengembangkan kreativitas, kemampuan, dan daya pemecahan masalah menurut kehendaknya sendiri,
2) hubungan antara guru dan murid dapat berjalan secara seimbang dan memungkinkan suasana belajar menjadi sangat akrab sehingga memungkinkan harmonis,
3) memotivasi guru untuk bekerja lebih aktif dan kreatif,
4) mampu memadukan berbagai pendekatan belajar, yaitu pendekatan kelas, kelompok, dan individual 
Sedangkan kelemahan metode pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw menurut Shoimin adalah sebagai berikut:
a. jika guru tidak mengingatkan siswa agar selalu menggunakan keterampilan-keterampilan kooperatif dalam kelompok masing-masing, dikhawatirkan kelompok akan macet dalam pelaksanaan diskusi,
b. jika anggota kelompoknya kurang akan menimbulkan masalah,
c. membutuhkan waktu yang lebih lama, apalagi bila penataan ruang belum terkondisi dengan baik sehingga perlu waktu untuk mengubah posisi yang dapat menimbulkan kegaduhan 


E. Langkah-langkah strategi pembelajaran jigsaw
Langkah-langkah model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw menurut Shoimin adalah sebagai berikut:
a. Guru merencanakan pembelajaran yang akan menghubungkan beberapa konsep dalam satu rentang waktu secara bersamaan,
b.  Menyiapkan handout materi pelajaran untuk masing-masing kelompok,
c.  Guru menyiapkan tugas untuk masing-masing kelompok,
d. Bagilah kelas menjadi beberapa kelompok kemudian guru menyampaikan pengantar diskusi secara singkat,
e. Setiap kelompok mendalami materi pada handout atau materi yang menjadi pegangan,
f.   Pengelompokkan kelompok ahli,
g. Setelah selesai diskusi dengan kelompok ahli, siswa kembali ke kelompok asalnya,
h.  Guru mengukur hasil belajar dengan tes atau kuis. 













BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Dalam metode pembelajaran teknik jigsaw termasuk dalam jenis metode pembelajaran kooperatif. Metode jigsaw adalah teknik pembelajaran kooperatif di mana siswa, bukan guru, yang memiliki tanggung jawab lebih besar dalam melaksanakan pembelajaran. Tujuan dari jigsaw ini adalah mengembangkan kerja tim, ketrampilan belajar kooperatif, dan menguasai pengetahuan secara mendalam yang tidak mungkin diperoleh apabila mereka mencoba untuk mempelajari semua materi sendirian. Metode ini dikembangkan oleh Elliot Aronson dan kawan-kawannya dari Universitas Texas dan kemudian di adaptasi oleh Slavin dan kawan-kawannya. Melalui metode jigsaw kelas dibagi menjadi beberapa tim yang anggotanya terdiri dari 5 atau 6 siswa dengan karakteristik yang heterogen. Bahan akademik disajikan kepada siswa dalam bentuk teks; dan tiap siswa bertanggung jawab untuk mempelajari suatu bagian dari bahan akademik tersebut. 
Metode pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw adalah pembelajaran dimana siswa belajar dalam kelompok dan bertanggung jawab atas penguasaan materi belajar yang ditugaskan kepadanya lalu mengajarkan bagian tersebut kepada anggota kelompok lain
B. Saran
Guru seharusnya menjelaskan model pembelajaran tipe jigsaw ini dulu kepada siswa sebelum menerapkannya, agar siswa tidak binggung. Guru harus pandai dalam memilih materi pembelajaran yang tepat untuk diterapkan dalam model ini.
Bangku perlu ditata sedemikian rupa sehingga semua siswa bias melihat guru/papan tulis dengna jelas, bias melihat rekan-rekan kelompoknya dengan baik,dan berada dalam jangkauan kelompoknya dengan merata.
Model pembelajaran kooperatif tipejigsaw perlu digunakan atau diterapkan karena suasana positif yang timbul akan membarikan kesempatan kepada siswa untuk mencintai pelajaran dan sekolah atau guru, selain itu siswa akan merasa lebih terdorong untuk belajar dan berpikir serta meningkatkan keaktifan.






Daftar pustaka
Arends 1997. Model-Model Pembelajaran Inovatif berorientasi Konstruktivitis, Jakarta: Prestasi pustaka Publisher
Anita Lie.2002. Coomperatif Learning Teknik Jiksaw. Jakarta: Grasindo
Trianto 2011. Model Pembelajaran Terpadu Konsep,Strategi, Dan Implementsainya Dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pelajaran KTSP, Jakarta: Bumi Aksara.
Shoimin,Aris 2014. 68 Model Pembelajaran INOVATIF dalam Kurikulum 2013. Yogyakarta: AR-RUZZ MEDIA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Strategi Pembelajaran Jigsaw

MAKALAH  Strategi Pembelajaran PAI "Strategi Pembelajaran Jigsaw"   Nama : Bainal Huri Nim : 1911210111 Dosen  Dr. Mus Mulyadi, S....